Tampilkan postingan dengan label perlintan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perlintan. Tampilkan semua postingan

Membuat Blog untuk Mendukung Pelaksanaan Tugas Tridharma

Minat Perlintan Faperta Undana memprakarsai penggunaan blog untuk mendukung pelaksanaan tugas tridharma, khususnya PBM dan penelitian. Sebelumnya, sudah ada dosen PS IHPT Faperta Undana yang menggunakan blog untuk tujuan tersebut untuk matakuliah:
Dasar-dasar Perlindungan Tanaman
Kebijakan Perlindungan Tanaman
Ilmu Gulma
Epidemiologi Penyakit Tumbuhan
Pengendalian Hayati

Untuk meberi dukungan terhadap penyusunan skripsi, juga telah dibuat blog:
Sumberdaya Skripsi
Untuk penelitian, blog yang telah dibuat adalah:
Ketahanan Hayati Jeruk
PS IHPT yang sekarang dilebur menjadi Minat Perlindungan Tanaman juga sudah mempunyai blog:
Perlindungan Tanaman Faperta Undana

Untuk memungkinkan lebih banyak dosen mampu membuat blog dan menggunakannya untuk mendukung pelaksanaan tugas tridharma maka dilakukan pelatihan pada Senin, 6 Februari 2012. Materi pelatihan dapat diunduh sebagai berikut (klik judul di atas slide untuk mengunduh file dari SlideShare, klik slide untuk memutar langsung):
Materi lainnya akan diunggah menyusul.

Mengenal Bagian-bagian Blogger Blog
View more presentations from perlintanundana.

Program aplikasi khusus untuk menulis btayangan blog (blog posts):

Windows Live Writer: http://download.live.com/write
Windows
Program aplikasi pengolah kata untuk menulis tayangan blog ini kini mempunyai antarmuka berpita mirip dengan Microsoft Office 2007.

ScribeFire: http://www.scribefire.com/
Windows | Mac | Linux
Merupakan ekstensi program perambah dunia maya  Firefox, Chrome, Safari, dan now Opera, tetapi kini tersedia versi instalasi.

Zoundry Raven
http://www.zoundryraven.com
Windows | Portable
Merupakan program editor WYSIWYGyang dapat dijalankan dari komputer maupun cukup dari flash disk.

Merencanakan Program Payung Penelitian: Mengapa Perlu?

Dalam berbagai kesempatan saya sering ditanya orang, penelitian apa saja yang telah dihasilkan PS IHPT Faperta Undana sampai saat ini? Saya bingung menjawabnya. Mengapa? Karena dalam hal kemampuan meneliti, saya tahu bahwa para dosen PS IHPT Faperta Undana memang tidak kalah bersaing dengan dosen dari fakultas lain, bukan saja di lingkungan Faperta Undana tetapi bahkan di lingkungan Undana dan luar lingkungan Undana. Tetapi dalam hal produk siap aplikasi, baik oleh kalangan pemerintah maupun oleh kalangan petani, setiap dosen PS IHPT Faperta Undana harus berani jujur mengakui bahwa sampai saat ini memang belum banyak yang dihasilkan. Sebut saja misalnya hasil penelitian mengenai OPT lahan kering dan teknologi perlindungan tanaman pertanian lahan kering, belum ada produk nyata yang benar-benar telah mewarnai kebijakan perlindungan tanaman pertanian lahan kering. Jangankan teknologi perlindungan tanaman, basis data mengenai OPT pertanian lahan kering pun belum punya.

Untuk menghasilkan suatu produk, penelitian tidak cukup dilaksanakan hanya satu kali. Produk penelitian juga memerlukan kerjasama antar peneliti. Dari tahun ke tahun para dosen dan mahasiswa PS IHPT Faperta Undana memang telah melaksanakan penelitian. Tetapi penelitian yang dilakukan adalah penelitian sendiri-sendiri oleh tiap dosen dan tiap mahasiswa. Penelitian-penelitian ini berdiri sendiri-sendiri, sama sekali tidak ada kaitannya satu sama lain. Ada satu penelitian mengenai ulat tritip kubis, satu penelitian mengenai penggerek buah kakau, satu penelitian mengenai penyakit bulai pada jagung, satu penelitian mengenai CVPD pada jeruk. Kalau tidak percaya, coba saja cari arsip laporan penelitian dosen di perpustakaan Lembaga Penelitian Undana dan skripsi mahasiswa di arsip skripsi Jurusan Budidaya Pertanian Undana. Sedemikian banyak penelitian yang telah dilakukan, tetapi sayangnya tidak ada keterkaitan satu sama lain.

Lalu apakah salah bila setiap dosen dan setiap mahasiswa seperti jalan sendiri-sendiri dalam melakukan penelitian? Tentu saja tidak bisa dikatakan demikian. Pertama, dosen bisa saja merencanakan penelitiannya masing-masing sesuai dengan minatnya, asalkan dosen yang bersangkutan tetap konsisten dengan rencana yang telah dibuatnya. Yang kemudian mungkin kurang tepat adalah bila seorang dosen meneliti dengan topik yang melompat ke sana ke mari, sekedar untuk mendapat dana penelitian tanpa mempedulikan topik tertentu yang seharusnya ditekuni secara konsisten dan terus menerus. Kedua, bagaimana dosen dan mahasiswa tidak berjalan sendiri-sendiri bila institusi tempatnya bernaung tidak mempunyai rencana penelitian? Dosen akan meneliti semata-mata sesuai dengan minatnya. Mahasiswa pun membuat penelitian skripsi dengan memilih topik yang paling mudah. Dan bagi mahasiswa, yang paling mudah adalah meneliti sesuatu yang sudah banyak diteliti.

Untuk menghasilkan produk, penelitian perlu direncanakan dalam bentuk semacam Agenda Riset Nasional yang dibuat Dewan Riset Nasional. Rencana penelitian tentu saja tidak bisa dibuat begitu saja oleh beberapa orang pimpinan, melainkan harus dibuat bersama dengan seluruh dosen dan perwakilan mahasiswa dalam institusi yang bersangkutan. Di lingkungan PS IHPT rencana penelitian tentu saja harus dibuat bersama dengan melibatkan seluruh dosen dan perwakilan mahasiswa PS IHPT. Bila diperlukan bahkan dapat dilakukan dengan melibatkan perwakilan alumni. Kemudian, rencana penelitian tentu saja harus merujuk pada rencana yang telah dibuat pada tingkatan institusi yang lebih tinggi, misalnya pada tingkatan fakultas dan universitas. Bagaimana bila rencana pada tingkat fakultas dan universitas belum ada? Tentu saja tidak harus menunggu terus. Dalam hal ini rencana dapat dibuat dengan mengacu pada Agenda Riset Nasional Dewan Riset Nasional. Tentu saja hal ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan strategis setempat, baik sumberdaya manusia, kelembagaan pendukung, dan permasalahan perlindungan tanaman yang menjadi prioritas lokal.

Tayangan Tulisan Rekan-rekan Dosen, Alumni, dan Mahasiswa PS IHPT

Nanti tulisan rekan-rekan dosen, alumni, dan mahasiswa PS IHPT akan tampil di sini. Rekan-rekan akan dapat menayangkan tulisan sendiri setelah menerima undangan melalui email. Untuk dapat menerima undangan, silahkan mendaftar melalui widget MARI BERGABUNG. Rekan-rekan juga dapat menayangkan foto untuk menyertai tulisan setelah ukuran file foto diperkecil menjadi <200 MB. Tulisan apa saja dapat ditayangkan sepanjang berkaitan dengan permasalahan perlindungan tanaman dan disertai dengan nama di bagian atas atau bawah tulisan. Contoh cara memformat tulisan dapat dilihat pada tayangan tulisan Mendampingi Prof. Siti Subandiyah. Panjang tulisan diusahakan sekitar 1000-1500 kata tidak termasuk judul.

Blog untuk PS IHPT Faperta Undana

Rekan dosen, alumni, dan mahasiswa (yang masih tersisa) PS IHPT Faperta Undana

PS IHPT Faperta Undana telah dibubarkan. Artinya, secara kelembagaan kita sudah tidak ada (lebih tepatnya eksistensi kita tidak diakui). Kita sudah berupaya untuk bertahan, tetapi apa daya, ada tangan-tangan yang lebih perkasa untuk memaksakan kehendak. Sebentar lagi seluruh mahasiswa PS IHPT sudah akan menyelesaikan studinya. Matakuliah PS IHPT secara perlahan-lahan lenyap. Lalu apakah kita boleh melupakan sejarah? Apakah kita begitu saja akan melupakan perjuangan berat yang kita lalui ketika dahulu berusaha mendirikan PS IHPT? Dan yang lebih penting lagi, apakah kita akan melupakan kebersamaan kita dalam meniti suka dan duka dalam menata keberadaan PS IHPT?

Saya hanya ingin mengajak rekan-rekan dosen, alumni, dan mahasiswa (yang masih tersisa) untuk menjaga semangat kebersamaan yang telah kita lalui selama ini. Tidak untuk tujuan apa pun selain itu. Tidak ada tujuan untuk mencari keuntungan apapun, apalagi tujuan politik. Saya tidak bisa memberikan kontribusi lain selain senantiasa berusaha untuk mengajak kita semua menjaga semangat kebersamaan dalam berkarya, dalam membangun atmosfer akademik di antara kita. Atas dasar semangat itu maka saya mencoba merancang blog ini supaya kita tetap mempunyai identitas kebersamaan setelah PS IHPT dipaksa bubar. Saya merancang blog ini untuk menjadi milik bersama, sebagai ajang untuk menyuarakan keberadaan kita sebagai kelompok profesi, sebagai ajang kita bertegur sapa secara akademik. Untuk itu, saya sangat mengharapkan bantuan rekan-rekan semua untuk menghidupkan blog ini, mengisi bersama blog ini, mengelola bersama blog ini. Ada banyak halaman di bagian atas blog yang masih harus diisi. Silahkan rekan-rekan klik tautan yang ada dan pikirkan apa yang kira-kira dapat disumbangkan. Kemudian silahkan pikirkan pula tulisan apa yang akan ditayangkan pada badan blog. Kepada rekan-rekan yang bersedia membantu, mohon luangkan sebentar waktu untuk menghubungi kami melalui tautan HUBUNGI KAMI. Mohon juga untuk mendaftar melalui gadget MARI BERGABUNG dan kemudian tinggalkan kesan/pesan pada gadget KESAN & PESAN.

Tulisan untuk ditayangkan pada badan blog hendaknya berkaitan dengan perlindungan tanaman. Panjang tulisan diharapkan terdiri atas 750-1000 kata saja, tidak termasuk judul dan daftar pustaka. Setiap tulisan, tentu saja, sebaiknya disertai dengan daftar pustaka, untuk dapat tetap menjaga nuansa akademik blog ini. Pengutipan dan pencantuman daftar pustaka diharapkan dilakukan dengan menggunakan gaya APA 6, bukan karena apa, tetapi agar konsisten. Sedapat mungkin, tulisan dapat disertai dengan tautan (links). Pencantuman tautan dapat dilakukan dengan menggunakan program pengolah kata. Bila rekan-rekan menggunakan Word 2007, menu tautan dapat diakses pada pita Insert. Tetapi bila mencantumkan tautan terlalu sulit, tanpa tautan juga tidak apa-apa. Tentu saja, supaya orang mengetahui siapa yang menulis, setiap tayangan harus disertai dengan nama lengkap. Nama tidak perlu disertai dengan gelar, cukup nama saja. Sebab orang akan menilai kita dari bobot tulisan, termasuk penggunaan bahasa, bukan dari gelar. Tulisan dapat dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris.

Untuk dapat menayangkan sendiri tulisan ke blog, rekan-rekan akan saya undang melalui email. Bagi rekan-rekan yang belum memperoleh undangan karena alamat emailnya berubah tanpa saya ketahui, silahkan menghubungi saya melalui tautan HUBUNGI KAMI. Setelah membuka email undangan, rekan-rekan akan mendapat panduan cara menayangkan tulisan. Tulisan yang rekan-rekan tayangkan mungkin akan mengalami proses penyuntingan, tetapi sedapat mungkin penyuntingan akan dilakukan hanya untuk mengindarkan ditayangkannya hal-hal di luar rambu-rambu.

Hanya begitu saja, saya tidak perlu berkata-kata terlalu banyak. Mari kita mulai bekerja. Mari kita tetap menjaga kebersamaan kita. Sebagaimana halnya OPT, semakin banyak disemprot pestisida maka menjadi semakin resisten. Kita harus mampu seperti itu, mampu menjadi biotipe baru yang lebih berjati diri. Sebelum nanti terlanjur menjadi GBHN yang tidak mampu menulis. Sebelum saya akhiri, untuk menyebarluaskan blog ini saya mohon bantuan rekan-rekan untuk mencantumkannya URL blog ini (http://perlintanfapertaundana.blogspot.com) di bawah tanda tangan email. Bila akun email rekan-rekan adalah Gmail, lakukan penyetelan otomatis melalui Setting pada bagian Umum. Atau bila rekan-rekan telah mempunyai akun Facebook atau Twitter, bantu menyebarkan URL blog ini melalui akun Facebook atau Twitter rekan-rekan. Kalau juga belum mempunyai, cukup kirim URL melalui pesan singkat.




Berbagi

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites